
WE Online, Jakarta - Peribahasa besar pasak daripada tiang, layaknya mampu menggambarkan kondisi harga tandan buah segar (TBS) sawit sejak dua tahun lalu sehingga berdampak pada lemahnya motivasi petani dalam memelihara kebun sawit secara intensif. Namun, meroketnya harga TBS pada periode I Januari 2020 ini menjadi kabar baik yang diterima petani di beberapa provinsi sentra di Indonesia.
Harga TBS di Provinsi Riau, Sumatera Utara, dan Jambi yang menyentuh level Rp2.000an/kg mencetak rekor tertinggi dalam 10 tahun terakhir. Lalu, faktor apa saja yang mendorong kenaikan harga TBS tersebut. Apakah petani sudah diuntungkan dengan "dahsyatnya" harga TBS?

Editor: Cahyo Prayogo
Foto: Antara/FB Anggoro
Sumber : wartaekonomi.co.id
Post Comment